SPLDV (SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL)

 NAMA : NADIA SOFIANI PUTRI

KELAS : X MIPA 2

NO. ABSEN : 20


PENGERTIAN SPLDV (SISTEM PERSAMAAN DUA LINEAR VARIABEL)

Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) adalah pasangan dari dua nilai peubah x atau y yang ekuivalen dengan bentuk umumnya yang mempunyai pasangan terurut (xo, yo). Bentuk umum dari SPLDV adalah sebagai berikut : 

ax + by = p

cx + dy = q


METODE PENYELESAIAN SPLDV

1. Metode Grafik 

Metode grafik adalah menentukan titik potong antara dua persamaan garis sehingga di dapatkan himpunan penyelesaian dari persamaan linear dua variabel tersebut. Langkah-langkah penyelesaian menggunakan metode grafik adalah sebagai berikut : 

  1. Gambarkan grafik garis ax + by = p dan cx + dy = q pada sebuah sistem koordinat Cartesius. Pada langkah ini, kita harus menentukan titik potong sumbu X dan titik potong sumbu Y nya yaitu titik potong sumbu X saat y = 0 dan titik potong sumbu Y saat x = 0. Lalu kemudian hubungan kedua titik potong tersebut sehingga diperoleh garis persamaan.
  2. Tentukan koordinat titik potong kedua garis ax + by = p dan cx + dy = q (jika ada).
  3. Tuliskan himpunan penyelesainnya.
Contoh Soal :

Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem di bawah ini menggunakan metode grafik : 

x – y = 2

2x – 2y = -4

Pembahasan :


Kedua garis yang dihasilkan ternyata saling sejajar, oleh sebab itu tidak ada titik potong yang di hasilkan. Jadi himpunan penyelesaiannya adalah himpunan kosong {  }

Contoh Soal :

Tentukan himpunan penyelesaian dibawah ini menggunakan metode grafik.

2x – y = 2

x + y = 4

Pembahasan : 


Titik potong kedua garis yang diperoleh adalah (2,2). Jadi himpunan penyelesaiannya dari sistem persamaan tersebut adalah (2,2).


2. Metode Eliminasi

Dalam kasus ini kita juga dapat menyatakan nilai y ke dalam x, kemudian kita samakan dari persamaan-persamaan itu.

Contoh Soal :

Carilah himpunan penyelesaian dari SPLDV berikut ini : 

3x + 5y = 21

2x – 7y = 45

Penyelesaian : 

.

Jadi, Himpunan Penyelesaiannya adalah {12,-3}.


3. Metode Substitusi

Langkah-langkah penyelesaian metode Eliminasi dengan Substitusi adalah sebagai berikut : 

  1. Pilihlah salah satu persamaan yang sederhana, kemudian nyatakan y dalam x atau x dalam y.
  2. Substitusikan x atau y yang diperoleh pada langkah 1 ke dalam persamaan lainnya.
  3. Selesaikan persamaan yang diperoleh pada langkah 2.
  4. Tuliskan himpunan penyelesainnya.
Contoh Soal :

Carilah himpunan penyelesaian dari SPLDV berikut ini : 

3x + 2y = 10

9x – 7y = 43

Penyelesaian : 

Langkah 1 : nyatakan ke dalam variabel y


Langkah 2 : selesaikan nilai x dan y

Langkah 3 : substitusikan nilai x dan y ke dalam persamaan : 

Jadi, Himpunan penyelesaiannya adalah {4, -1}.


4. Metode Gabungan Eliminasi dan Substitusi

Contoh soal : 

Carilah Himpunan penyelesaian dari SPLDV berikut ini :

4 (x-1) + y = 5x – 3y + 6

3x – 2y – 4 = 2x + 2

Penyelesaian : 

Jabarkan persamaan di atas terlebih dahulu sehingga didapat persamaan yang sederhana :

4 (x-1) + y = 5x – 3y + 6

    4x – 4 + y = 5x – 3y + 6

x – 4y = -10…………………….(1)

3x – 2y – 4 = 2x + 2

   3x – 2y + 4 = 2x + 2

x – 2y = -2 …………………. (2)

Langkah 1 : Tentukan nilai x dan y menggunakan metode eliminasi dan substitusi :


Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {6,-2}.


SOAL CERITA PERTAMA : 

Keliling sebuah persegi panjang sama dengan 44 cm. Jika lebarnya 6 cm lebih pendek dari panjangnya, carilah panjang dan lebar dari persegi panjang tersebut.

Jawab:
Misalkan panjang dari persegi panjang itu sama dengan x cm dan lebarnya y cm, maka :
2(panjang + lebar) = keliling persegi panjang
 2x + 2y = 44
 x + y = 22
Lebar 6 cm lebih pendek dari panjang, maka:
 y = x  6
- Kita peroleh model matematika berbentuk SPLDV berikut.
x + y = 22
y = x  6
Dengan menggunakan metode substitusi
Pertama, untuk menentukan nilai x, subtitusikan persamaan y = x  6 ke persamaan x + y = 22 sehingga diperoleh:
 x + y = 22
 x + (x  6) = 22
 2x  6 = 22
 2x = 22 + 6
 2x = 28
 x = 14
Kedua, untuk menentukan nilai y, subtitusikan nilai x = 14 ke persamaan y = x  6 sehingga diperoleh:
 y = x  6
 y = 14  6
 y = 8
Jadi, panjang persegi panjang itu adalah 14 cm dan lebarnya adalah 8 cm.

SOAL CERITA KEDUA :
Umur Lia 7 tahun lebih tua daripada umur Irvan, sedangkan jumlah umur mereka adalah 43 tahun. Berapakah umur mereka masing-masing?
Jawab:
- Umur lia adalah x tahun dan umur Irvan adalah y tahun, maka :
Umur Lia 7 tahun lebih tua dari Irvan, maka:
x = y + 7
jumlah umur Lia dan Irvan adalah 43 tahun, maka:
x + y = 43
- Kita peroleh model matematika berbentuk SPLDV berikut.
x = y + 7
x + y = 43
- Dengan menggunakan metode subtitusi
Pertama, untuk menentukan nilai y, subtitusikan persamaan x = y + 7 ke persamaan x + y = 43 sehingga diperoleh:
 x + y = 43
 (y + 7) + y = 43
 2y + 7 = 43
 2y = 43  7
 2y = 36
 y = 18
Kedua, untuk menentukan nilai x, subtitusikan nilai y = 18 ke persamaan x = y + 7 sehingga diperoleh:
 x = y + 7
 x = 18 + 7
 x = 25
Dengan demikia, umur Lia adalah 25 tahun dan umur Irvan adalah 18 tahun.

DAFTAR PUSTAKA
https://blogmipa-matematika.blogspot.com/2017/12/soal-cerita-SPLDV.html
https://www.quipper.com/id/blog/mapel/matematika/persamaan-linear-dua-variabel-matematika-kelas-10/


Komentar

Postingan populer dari blog ini

SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL (SPLTV)

PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN IRASIONAL