FUNGSI : KUADRAT, RASIONAL, IRASIONAL
NAMA : NADIA SOFIAN PUTRI
KELAS : X MIPA 2
NO. ABSEN : 20
FUNGSI KUADRAT
Fungsi kuadrat adalah sebuah fungsi polinom yang memiliki
peubah/variabel dengan pangkat tertingginya adalah 2 (dua).
Secara umum fungsi kuadrat memiliki bentuk umum seperti
berikut ini :
f(x) = ax2 + bx + c,
a ≠ 0
dengan f(x) = y yang merupakan variabel terikat, x adalah
variabel bebas, sedangkan a, dan b merupakan koefisien dan c adalah suatu
konstanta.
Hal ini tentunya berbeda dengan yang dinamakan persamaan
kuadrat, yang mana persamaan kuadrat memiliki variabel dengan pangkat
tertingginya adalah dua dan berbentuk persamaan.
Bentuk umum dari persamaan kuadrat adalah sebagai berikut :
ax2 + bx + c = 0, a ≠
0
dengan x adalah variabel bebas, a dan b adalah koefisien,
serta c adalah konstanta.
JENIS – JENIS FUNGSI
KUADRAT
Sebelum kita membahas cara menggambar grafik fungsi kuadrat, akan kita bahas terlebih dahulu mengenai jenis-jenis lain dari fungsi kuadrat seperti di bawah ini :
Jika pada y = ax2 + bx + c nilai b dan c adalah 0, maka fungsi kuadrat menjadi :
y = ax2
yang membuat grafik pada fungsi ini
simetris pada x = 0 dan memiliki nilai puncak di titik (0,0)
2.
Jika pada y = ax2 + bx + c nilai b bernilai 0,
maka fungsi kuadrat akan berbentuk:
y = ax2 + c
yang membuat grafik pada fungsi ini
simetris pada x = 0 dan memiliki titik puncak di (0,c)
3.
Jika titik puncak ada di titik (h,k), maka
fungsi kuadrat menjadi:
y = a(x – h)2 + k
dengan hubungan a, b, dan c dengan h, k adalah sebagai berikut :
Setelah kita memahami jenis-jenis fungsi kuadrat yang lain, selanjutnya kita akan membahas cara melukis sebuah grafik fungsi kuadrat. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
· Menentukan sumbu simetri : x = – b/2a
·
Menentukan titik potong kurva dengan sumbu x :
misalkan y = 0, maka ax2 + bx + c = 0
·
Menentukan titik potong dengan sumbu y :
misalkan x = 0, maka y = c
·
Menentukan titik puncak : Fungsi Kuadrat Menentukan Titik Puncak
Selain itu, terdapat ciri khusus dari grafik parabola
dilihat dari fungsinya. Jika a > 0 maka parabola terbuka ke atas jika
sebaliknya maka parabola terbuka ke bawah.
Kemudian pada fungsi kuadrat terdapat istilah diskriminan
yang memiliki bentuk :
D = b2 – 4ac
Keterangan :
·
Jika D > 0 maka fungsi kuadrat memiliki 2
akar yang berbeda dan memotong di dua titik.
·
Jika D = 0 maka fungsi kuadrat memiliki 2 akar
yang sama, sehingga kurva hanya akan menyinggung sumbu x di satu titik.
· Jika D < 0 maka kurva tidak menyentuh sumbu x sama sekali
GRAFIK FUNGSI KUADART
Dari ciri khusus yang dijelaskan di atas, berikut di bawah
ini merupakan bentuk-bentuk grafik fungsi kuadrat secara umum beserta sedikit
penjelasannya :
FUNGSI RASIONAL
Fungsi rasional merupakan fungsi yang mempunyai bentuk umum
Dengan p dan d adalah polinomial dan d(x) ≠ 0. Domain dari
V(x) merupakan seluruh bilangan real, kecuali pembuat nol dari d.
Adapun fungsi rasional yang paling sederhana, yakni fungsi y
= 1/x dan fungsi y = 1/x².
Di mana keduanya mempunyai pembilang konstanta sertaa
penyebut polinomial dengan satu suku. Dan kedua fungsi tersebut mempunyai
domain semua bilangan real kecuali x ≠ 0.
Fungsi y = 1/x
Fungsi ini disebut juga sebagai fungsi kebalikan sebab
setiap kita mengambil sembarang x (kecuali nol) maka akan menghasilkan
kebalikannya sebagai nilai dari fungsi tersebut.
Yang artinya x yang besar akan menghasilkan nilai fungsi
yang kecil, begitu juga sebaliknya. Tabel dan grafik dari fungsi tersebut bisa
dilihat pada gambar di bawah ini.
Tabel dan grafik di atas menunjukan beberapa hal yang
menarik.
Yang pertama, grafik tersebut lolos pada uji garis vertikal.
Yang berarti setiap garis vertikal pada bidang koordinat Cartesius akan
memotong grafik pada maksimal satu titik.
Sehingga, y = 1/x adalah sebuah fungsi.
Yang kedua, sebab pembagian tidak terdefinisi jadi saat
pembaginya nol, maka nol tidak akan mempunyai pasangan, sehingga menghasilkan
jeda pada x = 0.
Hal tersebut sesuai dengan domain dari fungsi tersebut,
yakni seluruh x anggota bilangan real kecuali 0.
Yang ketiga, fungsi tersebut adalah fungsi ganjil, dengan salah
satu cabangnya terletak di kuadran I.
Sementara yang lainnya berada pada kuadran III.
Kemudian yang terakhir, pada kuadran I, saat x menuju tak
hingga, nilai y menuju dan mendekati nilai nol.
FUNGSI IRASIONAL
Pertidaksamaan irasional atau pertidaksamaan bentuk akar
adalah pertidaksamaan yang memuat fungsi irasional atau bentuk akar.
Pertidaksamaan irasional yang akan dipelajari kali ini adalah pertidaksamaan
irasional satu variabel, dimana ada beberapa bentuk umum yang diketahui dari
ini, diantaranya :
·
√f(x) < a √f(x) < √g(x)
·
√f(x) ≤ a √f(x) ≤ √g(x)
·
√f(x) > a √f(x)> √g(x)
·
√f(x) ≥ a √f(x) ≥ √g(x)
f (x) dan g (x) adalah fungsi polynomial, f (x), g (x) ≥ 0,
a adalah konstanta.
Dalam menentukan himpunan penyelesaian pertidaksamaan
irasional yang diubah menjadi pertidaksamaan satu variable ada beberapa sifat
yang perlu dipahami antara lain :
Ø
jika √f(x) < a dengan f (x) ≥ 0, dan a ≥ 0,
maka f (x) <a2
Ø
jika √f(x) ≤ a dengan f (x) ≥ 0, dan a ≥ 0, maka
f (x) ≤ a2
Ø
jika √f(x) > a dengan f (x) ≥ 0, maka f (x)
> a2
Ø
jika √f(x) ≥ a dengan f (x) ≥ 0, maka f (x) ≥ a2
Ø
jika √f(x) < √g(x) dengan f (x), g (x) ≥ 0,
maka f (x) < g (x)
Ø
jika √f(x) ≤ √g(x) dengan f (x), g (x) ≥ 0, maka
f (x) ≤ g (x)
Ø
jika √f(x) > √g(x) dengan f (x), g (x) ≥ 0,
maka f (x) > g (x)
Ø
jika √f(x) ≥ √g(x) dengan f (x), g (x) ≥ 0 maka
f (x) ≥ g (x)
Metode Penyelesaian
Pertidaksamaan Irasional
Himpunan penyelesaian pertidaksamaan irasional dapat
ditentukan dengan langkah-langkah berikut ini :
a.
Tentukan syarat batas nilai x agar fungsi yang
ada di dalam akar terdefinisi.
b.
Kuadratkan kedua ruas pertidaksamaan sehingga
bentuk akar menghilang.
c.
Tentukan himpunan penyelesaian dari
pertidaksamaan yang diperoleh pada langkah 2.
d.
Gambarkan daerah himpunan penyelesaian yang
diperoleh pada langkah 3 dan syarat batas nilai x yang diperoleh pada langkah 1
dalam suatu garis bilangan.
e.
Tentukan daerah himpunan penyelesaian
pertidaksamaan pada langkah 4. daerah himpunan penyelesaian pertidaksamaan
irasional adalah daerah yang memuat nilai x yang memenuhi langkah 3 dan 1.
DAFTAR PUSTAKA
1. Fungsi Kuadrat : https://rumuspintar.com/fungsi-kuadrat/
2. Fungsi Rasional : https://www.yuksinau.id/fungsi-rasional/
Komentar
Posting Komentar